Keselamatan di laut tidak mengenal kompromi. Perlengkapan keselamatan kapal seperti Inflatable Liferaft (ILR) dan EPIRB (Emergency Position Indicating Radio Beacon) dirancang untuk berfungsi di saat yang paling kritis. Namun, banyak pemilik kapal mengabaikan jadwal maintenance rutin hingga tiba masa audit atau pemeriksaan Syahbandar.
Mengapa maintenance rutin sangat penting? Selain untuk mematuhi regulasi IMO dan SOLAS, alat-alat ini memiliki komponen yang dapat kedaluwarsa atau rusak karena paparan cuaca laut yang ekstrem.
1. Jadwal Service Inflatable Liferaft (ILR)
Sesuai dengan regulasi SOLAS, Inflatable Liferaft wajib menjalani pemeriksaan atau service tahunan (setiap 12 bulan). Pemeriksaan ini harus dilakukan oleh stasiun servis resmi yang memiliki lisensi.
2. Kapan Harus Ganti Baterai EPIRB?
EPIRB adalah alat pelacak yang akan mengirimkan sinyal darurat via satelit jika kapal dalam bahaya. Alat ini sangat bergantung pada baterai lithium yang memiliki masa aktif yang lama namun terbatas.
Penting! Masa Berlaku Baterai
Umumnya, baterai EPIRB wajib diganti setiap 4 hingga 5 tahun sekali, tergantung pada merk (seperti Samyung, GME, atau McMurdo). Jangan menunggu baterai habis total; periksa label "Battery Expiry Date" pada badan perangkat Anda secara rutin.
3. Hydrostatic Release Unit (HRU)
Jangan lupakan HRU, alat kecil yang melepaskan liferaft secara otomatis saat kapal tenggelam di kedalaman tertentu. HRU bersifat *disposable* (sekali pakai) dan harus diganti setiap 2 tahun sekali. Pastikan pemasangannya benar agar rakit tidak terjebak saat kondisi darurat.
Kesimpulan
Mengabaikan jadwal maintenance alat keselamatan bukan hanya berisiko tinggi terhadap nyawa kru, tetapi juga dapat menghambat operasional kapal akibat kegagalan sertifikasi. Pastikan Anda mencatat setiap tanggal kedaluwarsa alat keselamatan di log book kapal.